Fenomena Hijrah Kaum Milenial, Sekedar Ikut Trend atau Karena Niat Yang Tulus

Fenomena arus hijrah yang luar biasa dari kalangan generasi milenial begitu ramai di perbincangkan di media sosial. Digawangi oleh beberapa artis terkenal, fenoma hijrah banyak di ikuti oleh kaum milenial yang mengidolakan artis tersebut. Puluhan komunitas hijrah mulai bermunculan dan disambut antusiasme para pemuda pemudi milenial. Mulai dari komunitas yang berlevel nasional hingga yang berlevel lokal.

Bahkan, ada juga komunitas hijrah yang dibentuk oleh para artis dan selebritis itu sendiri. Komunitas tersebut beranggotakan banyak artis tenar yang telah berhijrah. Selain banyaknya komunitas, fenomena hijrah kaum milenial ini juga didukung oleh banyaknya event-event hijrah yang diselenggarakan.

Derasnya arus hijrah ini menuai pro-kontra di kalangan masyarakat. Gubernur DKI, Anies Baswedan, termasuk salah satu tokoh yang memberikan dukungan.



Dalam sambutannya pada pembukaan Hijrah Fest 2018 November lalu, Anies berharap acara besar bertema ‘perubahan menjadi lebih baik’ itu menjadi tanda kebangkitan umat Islam di Indonesia. Ia juga meyakini bahwa gerakan hijrah yang semakin besar dapat memberikan dampak positif untuk Indonesia.

“Tidak hanya dampak perkembangan di bidang religiusitas, akan tetapi merambah ke berbagai sektor, seperti sektor ekonomi”, ungkapnya dikutip dari esqnews.id.

Demikian pula pada sambutannya di Hijrah Fest 2019 Mei lalu, ia juga menyampaikan dukungan penuh terhadap acara hijrah yang mengajak manusia untuk terus melakukan kebaikan dan perbaikan.

Tokoh lain yang memberikan dukungan terhadap fenomena hijrah adalah Dahnil Anzar Simanjuntak. Mantan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah ini meminta semua pihak untuk mendukung fenomena hijrah tersebut. “Fenomena artis dan masyarakat urban berhijrah menjadi lebih dekat dengan ajaran Islam, saya kira baik dan harus disupport”, jelasnya melalui akun twitter resminya.

Selain itu, Prof HM Baharun juga merespon positif fenomena hijrah di kalangan milenial. Guru Besar Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri Sunan Ampel ini mengungkapkan bahwa kebangkitan generasi milenial Muslim tidak perlu dikhawatirkan. “Justru, potensi ini sangat positif untuk dimanfaatkan guna menguatkan NKRI”, ungkapnya. Ia menyarankan remaja-remaja yang hijrah tersebut diarahkan untuk ikut mencerdaskan bangsa dan menguatkan arus ekonomi umat dikutip republika.co.id.

Tak hanya respon positif, rupanya fenomena hijrah kaum milenial ini juga menuai kontra. Salah satunya disampaikan oleh pengamat gerakan radikalisme keagamaan, Akhmad Muzakki.

Ia menyebut fenomena hijrah di kalangan masyarakat maupun artis patut mendapat pendampingan. Sebab, fenomena tersebut merupakan pintu masuk terorisme dengan cara jihad versi mereka. Menurutnya, pendampingan yang dimaksud dalam hal ini yakni para ulama atau kiai akademis harus turun mendampingi dan mengajak mereka berkomunikasi. Sekretaris PWNU Jatim ini juga menyarankan para ulama atau kiai untuk aktif menyampaikan gagasan melalui media sosial (medsos), sebab selama ini dunia medsos lebih banyak dikuasai oleh kelompok radikalis dikutip dari detik.com.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Fenomena Hijrah Kaum Milenial, Sekedar Ikut Trend atau Karena Niat Yang Tulus"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel